BALEENDAH, 23 OKTOBER 2026 — Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung bersiap mengikuti Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK) Jawa Barat Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 24–26 Oktober 2026 di Bumi Kitri, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat. Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta kualitas pengelolaan organisasi Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega di Kabupaten Bandung.Pelepasan kontingen dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, dengan dihadiri Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Bandung, Fikri MR, bersama Sekretaris II Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Tatan Munandar, S.Pd., M.M. Momentum pelepasan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan dan perhatian Kwarcab terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Pramuka Penegak dan Pandega, khususnya mereka yang terlibat dalam pengelolaan Dewan Kerja.KPDK Jawa Barat Tahun 2026 merupakan kegiatan pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk membekali para pengelola Dewan Kerja dengan pengetahuan, keterampilan, serta wawasan organisasi yang lebih komprehensif. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami peran strategis Dewan Kerja sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan, pengembangan kreativitas, serta penyaluran aspirasi Pramuka Penegak dan Pandega.
Tatan Munandar Tekankan Tanggung Jawab dan Nama Baik Daerah
Dalam arahannya saat pelepasan kontingen, Sekretaris II Kwarcab Kabupaten Bandung, Tatan Munandar, S.Pd., M.M., menyampaikan pesan agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan tingkat daerah tidak hanya membawa kepentingan pribadi, tetapi juga merepresentasikan organisasi Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung.Menurutnya, setiap peserta perlu menjaga perilaku, menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, serta menunjukkan sikap yang mencerminkan karakter Pramuka yang berintegritas. Sikap saling menghargai, menjaga kekompakan, menaati tata tertib, dan membangun komunikasi yang baik menjadi hal penting selama mengikuti kursus.“Adik-adik harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap dan kekompakan, serta membawa nama baik Kabupaten Bandung. Yang terpenting, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama KPDK dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Dewan Kerja di Kabupaten Bandung,” ujar Tatan Munandar.Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti kursus tidak hanya diukur dari kehadiran peserta atau penyelesaian seluruh agenda kegiatan. Lebih dari itu, keberhasilan harus tercermin melalui kemampuan peserta dalam menyerap materi, membangun pola pikir yang lebih maju, serta mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi.Tatan juga mengharapkan agar peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun hubungan yang positif dengan sesama anggota Dewan Kerja dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.KPDK Menjadi Ruang Penguatan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi
Dewan Kerja memiliki kedudukan penting dalam pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega. Sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan, Dewan Kerja diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, mengembangkan gagasan, merancang kegiatan, mengambil keputusan, serta melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan anggota.Dalam menjalankan perannya, pengelola Dewan Kerja dituntut memiliki kemampuan manajerial yang baik. Kemampuan menyusun perencanaan program, mengatur administrasi organisasi, membangun koordinasi, mengelola sumber daya, melakukan evaluasi kegiatan, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak merupakan bagian penting dari tata kelola organisasi yang profesional.Melalui KPDK Jawa Barat Tahun 2026, para peserta diharapkan memperoleh penguatan kompetensi yang dapat menunjang pelaksanaan tugas tersebut. Kursus ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman mengenai tantangan dan praktik pengelolaan Dewan Kerja di masing-masing daerah.Interaksi antarpeserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi, memperluas jejaring persaudaraan, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam penyelenggaraan kegiatan kepramukaan. Dengan demikian, Dewan Kerja tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menghadirkan program pembinaan yang kreatif, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi Pramuka Penegak dan Pandega.Di tengah perkembangan zaman dan perubahan kebutuhan generasi muda, pengelolaan Dewan Kerja juga memerlukan kemampuan beradaptasi. Organisasi perlu membangun pola kerja yang efektif, partisipatif, dan terbuka terhadap inovasi, tanpa meninggalkan prinsip dasar kepramukaan, nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka, serta semangat persaudaraan.Membawa Hasil Kursus untuk Kemajuan Dewan Kerja Kabupaten Bandung
Keikutsertaan kontingen Kabupaten Bandung dalam KPDK Jawa Barat Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti pada pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan selama tiga hari. Pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh perlu menjadi modal untuk memperkuat tata kelola Dewan Kerja di tingkat cabang maupun mendukung pengembangan Dewan Kerja di tingkat ranting.Penerapan hasil kursus dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas perencanaan program, penguatan administrasi dan koordinasi, pengembangan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan anggota, serta pelaksanaan evaluasi secara berkala. Selain itu, pengalaman selama mengikuti KPDK dapat dibagikan kepada rekan-rekan Dewan Kerja lainnya agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara lebih luas.Langkah tersebut penting untuk membangun organisasi yang tidak hanya aktif menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga memiliki arah pembinaan yang jelas, sistem kerja yang tertata, serta keberlanjutan program dari satu periode kepengurusan ke periode berikutnya.Dukungan Kwarcab Kabupaten Bandung terhadap keikutsertaan kontingen ini menjadi bagian dari upaya membangun kader muda yang memiliki karakter kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, semangat pengabdian, dan tanggung jawab terhadap perkembangan Gerakan Pramuka. Pramuka Penegak dan Pandega diharapkan dapat mengambil peran lebih besar sebagai penggerak kegiatan serta mitra strategis dalam pelaksanaan pembinaan generasi muda.Membangun Dewan Kerja yang Aktif, Adaptif, dan Berdaya Guna
Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung berharap seluruh peserta dapat mengikuti KPDK Jawa Barat Tahun 2026 dengan lancar, menjaga kesehatan, menaati ketentuan penyelenggara, serta menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan hasil yang optimal.Lebih jauh, kontingen diharapkan mampu menunjukkan semangat belajar, kedisiplinan, kerja sama, dan sikap saling menghargai selama berinteraksi dengan peserta dari daerah lain. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta dalam memahami dinamika organisasi dan mengembangkan pola pengelolaan Dewan Kerja yang lebih baik.Keikutsertaan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Dewan Kerja Kabupaten Bandung yang aktif, adaptif, inovatif, dan berdaya guna. Organisasi yang kuat membutuhkan kader yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga mampu menerjemahkan gagasan tersebut menjadi program nyata, terukur, dan berkelanjutan.Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama mengikuti KPDK, kontingen Kabupaten Bandung diharapkan dapat kembali membawa semangat baru bagi perkembangan Dewan Kerja serta peningkatan kualitas pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.Semangat belajar, berkarya, dan mengabdi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.***Tsn PusinfoSalam Pramuka!