Baleendah, 5 September 2026 — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Diseminasi Pramuka Pancawaluya Ngajati Diri di Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/9/2026).Kegiatan yang diselenggarakan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Pusdiklatcab Parahyangan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut dan pengembangan hasil keikutsertaan pada kegiatan Pramuka Pancawaluya Ngajati Diri di tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat.Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Cabang Kwarcab Kabupaten Bandung, Kak Nandang, M.Pd., dan turut dihadiri Waka Binawasa, Kak Hj. Euis, M.Pd. Sebanyak 40 peserta yang merupakan perwakilan dari 25 Kwarran di Kabupaten Bandung hadir dalam kegiatan tersebut.Dalam sambutannya, Kak Nandang, M.Pd., menyampaikan bahwa keberlangsungan kegiatan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bandung patut diapresiasi. Menurutnya, meskipun Kwarcab Kabupaten Bandung menghadapi efisiensi anggaran dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang cukup besar, kegiatan kepramukaan tetap dapat berjalan dengan lancar dan eksis. “Meskipun Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bandung mendapatkan efisiensi anggaran dari Dispora yang sangat besar, kegiatan Pramuka tetap terus berjalan dengan lancar dan eksis. Ini menjadi modal penting bagi kita dalam mengembangkan Pramuka di tingkat basis dan ranting,” ujar Kak Nandang.Ia menambahkan, keberlangsungan berbagai kegiatan kepramukaan tersebut menunjukkan adanya semangat dan komitmen seluruh jajaran Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung dalam menjalankan pembinaan, meskipun di tengah keterbatasan dukungan anggaran.Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan Gerakan Pramuka di tingkat Kwarran hingga gugus depan. Sebab, basis utama kekuatan Gerakan Pramuka berada pada aktivitas pembinaan yang berlangsung secara langsung di lapangan.Sementara itu, Waka Binawasa Kwarcab Kabupaten Bandung, Kak Hj. Euis, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi ini memiliki peranan penting dalam memperdalam sekaligus meneruskan materi yang telah diperoleh oleh para utusan Pusdiklat pada kegiatan di tingkat Kwarda Jawa Barat.“Materi yang diterima oleh para utusan Pusdik pada kegiatan di tingkat Kwarda perlu didalami dan disampaikan kembali kepada para utusan Kwarran. Dengan demikian, pemahaman mengenai Pramuka Pancawaluya Ngajati Diri dapat diteruskan secara berjenjang,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya peran para pembina di lapangan dalam menyosialisasikan Pramuka Pancawaluya Ngajati Diri. Para pembina dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dan menjadi ujung tombak dalam proses pembinaan kepramukaan.Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari pemateri Pusdiklatcab Parahyangan, yaitu Kak Saeful Akbar, M.Pd., dan Kak Yana, M.Pd. Materi yang disampaikan diarahkan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta sehingga nantinya dapat disampaikan kembali di masing-masing Kwarran.Kegiatan yang diikuti 40 peserta dari 25 Kwarran ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi semata. Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menyebarluaskan nilai-nilai Pramuka Pancawaluya Ngajati Diri kepada para pembina dan anggota Gerakan Pramuka di wilayah masing-masing.Melalui kegiatan diseminasi ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung terus mendorong penguatan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari Kwarcab, Kwarran, hingga gugus depan sebagai basis utama kegiatan kepramukaan.Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh jajaran, Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung diharapkan semakin eksis serta mampu menghadirkan pembinaan yang relevan dan berdampak bagi pembentukan karakter generasi muda.*(Tsn Pusinfo)