SOREANG, 21 September 2026 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pembina Pramuka, Kwartir Ranting (Kwarran) Soreang menyelenggarakan Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diikuti sebanyak 40 peserta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja tahunan Kwarran Soreang dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Gerakan Pramuka, khususnya para pembina yang akan berperan langsung dalam proses pembinaan peserta didik di gugus depan.
Kegiatan KMD yang dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, tersebut bertempat di SDN Soreang 2 dan SDN Soreang 3 untuk tahapan indoor. Sementara itu, untuk tahapan outdoor, kegiatan akan dilaksanakan di Arwana Resort, Ciwidey. Pembagian kegiatan menjadi dua tahapan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan pembelajaran secara teori sekaligus praktik di lapangan.
Dalam rangkaian kegiatan KMD tersebut, peserta juga mendapatkan Jam Pimpinan yang menghadirkan Wakil Ketua Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Kwarcab Pramuka Kabupaten Bandung, Kak H. Drs. Ruli Hadiana, S.Sos., M.IPol. Kehadiran unsur pimpinan Kwarcab tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penguatan mengenai peran Gerakan Pramuka dalam membangun karakter generasi muda sekaligus wawasan kebangsaan.
Pada kesempatan tersebut, Kak H. Ruli Hadiana didampingi oleh Sekretaris II Kwarcab Kabupaten Bandung, Kak Iyan Mulyana, S.Sos. Keduanya memberikan penguatan kepada para peserta KMD mengenai pentingnya peran pembina dalam proses pendidikan kepramukaan.
Dalam penyampaiannya, Kak Ruli menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam proses pembinaan generasi muda. Menurutnya, berbagai program pendidikan yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung, termasuk program unggulan muatan lokal yang digagas oleh Mabicab, dapat menjadi salah satu landasan dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik.
“Program unggulan muatan lokal di Kabupaten Bandung yang digagas oleh Kak Mabicab menjadi landasan pendidikan karakter. Gerakan Pramuka sendiri mempunyai kode kehormatan, yaitu Trisatya dan Dasa Darma, sebagai pondasi pengembangan karakter pada peserta didik,” ujar Kak H. Ruli Hadiana.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Trisatya dan Dasa Darma tidak hanya menjadi bagian dari aturan dalam Gerakan Pramuka, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pembina memiliki posisi penting dalam memberikan keteladanan serta membimbing peserta didik agar mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Jam Pimpinan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog dan penguatan bagi peserta KMD agar memahami bahwa tugas pembina Pramuka tidak hanya sebatas menyampaikan materi atau mengajarkan keterampilan kepramukaan. Lebih dari itu, pembina memiliki tanggung jawab dalam membangun karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat kebangsaan peserta didik.
Sementara itu, masih di tempat yang sama, saat ditemui Tim Humas Kwarcab Pramuka Kabupaten Bandung, Sekretaris Cabang Kak Iyan Mulyana, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kwarran Soreang yang telah menyelenggarakan kegiatan KMD.
Kak Iyan secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kak Yono Mulyono, M.Pd., selaku Ketua Kwarran Soreang, beserta seluruh jajaran pengurus dan panitia yang telah mempersiapkan serta melaksanakan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kak Yono Mulyono, M.Pd., selaku Ketua Kwarran Soreang, yang sudah menyelenggarakan kegiatan KMD ini. Semoga dengan adanya kegiatan KMD ini bisa menambah dan meningkatkan kapasitas para pembina di lapangan, khususnya di Kwarran Soreang,” ujar Kak Iyan.
Ia berharap pelaksanaan KMD tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta, terutama dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan kemampuan dalam melaksanakan pembinaan kepramukaan di masing-masing gugus depan.
Menurutnya, keberadaan pembina yang memiliki kapasitas dan kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembinaan peserta didik. Dengan semakin banyaknya pembina yang mengikuti pendidikan dan pelatihan kepramukaan, diharapkan kualitas kegiatan Pramuka di tingkat gugus depan juga semakin berkembang.
Pelaksanaan KMD Kwarran Soreang yang diikuti 40 peserta ini menjadi bagian dari komitmen Kwarran Soreang dalam melakukan kaderisasi dan peningkatan kualitas pembina. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kemampuan teknis kepramukaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab seorang pembina sebagai pendidik bagi kaum muda.
Dengan dilaksanakannya kegiatan melalui tahapan indoor di SDN Soreang 2 dan SDN Soreang 3 serta tahapan outdoor di Arwana Resort Ciwidey, peserta diharapkan memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih lengkap. Materi yang diperoleh di dalam ruangan dapat dipraktikkan melalui kegiatan lapangan sehingga memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengelola kegiatan kepramukaan.
Kegiatan KMD ini sekaligus menunjukkan komitmen Kwarran Soreang untuk terus membangun kualitas pembinaan Pramuka melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan pembina yang kompeten, berkarakter, dan memiliki wawasan kebangsaan, Gerakan Pramuka diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam membentuk generasi muda Kabupaten Bandung yang berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.***(TZN pusinfokwracabkabbandung)